Sampah Untuk Masak di Kompor Gas

adminPosted by Joshua Karsten Lombogia dateFriday, January 11, 2013

  • Sampah Untuk Masak di Kompor Gas Salah satu manfaat sampah adalah untuk membuat gas, dimana gas tersebut digunakan untuk memasak, layaknya kompor gas yang untuk memasak setiap hari. Sebagai langkah kongkrit dari Bunda Heri Pudji Utami dengan Bank Sampah Malang (BSM)nya, adalah menggiatkan kebersihan lingkungan dengan memanfaatkan sebesar-besarnya kegunaan sampah tersebut. Di lingkungan Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun dimana BSM pada awalnya dikembangkan, kompor gas dengan menggunakan bahan dari sampah ini dikembangkan. Karena dampak dari sampah tersebut akan sangat mempengaruhi keindahan, kebersihan dan kesehatan. Dengan pengembangan BSM yang berawal untuk peningkatan perekonomian dan lingkungan juga dikembangkan inovasi lebih lanjut untuk mengolah sampah. Dengan inovasi bio gas tersebut, maka sampah basah maupun sampah kering dari rumah bisa dimaksimalkan kegunaannya.

    Di depan rumah-rumah penduduk disiapkan komposer dimana dari wadah tersebut didapatkan gas. Dan dari gas tersebut dimasukan ke dalam wadah kantong plasti. Dari kantong plastik dihubungan dengan selang menuju ke kompor. Hasilnya, kompor bisa dijadikan memasak. Seperti dalam gambar, plastik besar sebagai pengganti tabung gas dibuat menggoreng tempe.
    ”Yang dimanfaatkan adalah gas dari sampah kering dan basah rumah tangga. Sedangkan sampahnya setelah diambil gasnya bisa dijadikan pupuk kompos, sedangkan di dalam komposer disediakan kran, untuk mengambil air dimana bisa dijadikan pupuk cair organik. Jadi, sampah yang pada awalnya merupakan momok bagi lingkungan dan kesehatan, ternyata mampu dijadikan sebuah hal yang sangat bermanfaat, baik dari sisi ekonomi, dan tentunya kebersihan lingkungan,” jelas Bunda Heri Pudji Utami sebagai penasehat BSM.


    Dengan mengelola sampah dan memberikan pengertian bagaimana manfaat sampah itu, maka bom sampah di Kota Malang bisa dihindarkan. Karena produksi sampah di Kota Malang sendiri setiap harinya 400 ton yang harus ditampung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang. Dengan BSM dan inovasinya, maka bom sampah di Kota Malang bisa dikurangi. Untuk yang ingin belajar soal inovasi bio gas untuk memasak ini, pembaca silahkan datang ke kantor Bank Sampah Malang yang berada di belakang SPBU Sukun, tepatnya satu komplek dengan pemakaman Sukun.



    sumber
  • Related Post:

    0 comments

    :)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

    Post a Comment